Diselamatkan atau Dirugikan?


Siapasih yang tidak jengkel atau takut plus (+) deg-deg’an kalau kita ditilang polisi? Udah buru-buru ngejar waktu supaya gak telat ngampus eh malah kena tilang, udah bela-belain sabar macet pas jalanan mulai lancar eh malah kena tilang, memang menjengkelkan sekali hal semacam itu. Tapi mau melawan atau ngeyel bagaimana lagi kalau ternyata kita memang salah? Meskipun kita salah tapi setelah kejadian tilang itu selesai kita pasti marah-marah sendiri, malah mikir macem-macem tentang polisi itu. Yang dibilang cuma nyari-nyari duit lah, dibilang nyari sampingan pendapatanlah, dibilang ini itu segala macem yang intinya mengecap buruk polisi itu. Okey, memang mungkin saja ada yang seperti itu adanya, tapi pastinya itu hanya beberapa oknum dan tidak semua polisi yang melakukan tindakan penilangan disama ratakan dengan mereka yang mencari keuntungan dengan mengatas namakan tilang.

Baiklah, ini bukan soal polisi mencari keuntungan atau apalah itu namanya, karena memang tidak baik menegatifkan pikiran, kita ambil saja sisi baiknya. Misalkan begini, disebuah perempatan yang ada lampu merahnya dan ada tulisan “Belok kiri ikuti rambu”, pada waktu itu rambu-rambu menunjukkan bahwa belok kiri jangan jalan dulu sebelum lampu hijau menyala, tapi karena jalanan sepi ya kita lanjut aja jalan, tidak jauh dari tempat itu kita diberhentikan oleh polisi dan langsung menilang kita, polisi tanya “Kamu mau disidang atau mau dibantu?” karena kita tidak mau repot maka kita minta dibantu saja dan menyerahkan sejumlah uang kepada polisi itu. Nah.. kalau begini siapa yang salah? Ketika kita ditilang karena tidak menyalakan lampu dijalanan kota, setelahnya kita juga marah-marah. Yang kita bonceng tidak pakai helm trus ditilang, setelahnya kita juga menghujat-hujat, meski tidak di depan polisinya langsung tapi intinya tetap tidak suka dengan yang polisi itu lakukan. Dan masih banyak kasus-kasus lainnya.

Okelah, ketika kita harus menyerahkan sejumlah uang kepada polisi karena kita ditilang mungkin itu merugikan, ya kan? Tapi kalau kita mau ambil sisi baiknya pasti kita bisa berpikir bahwa itu hanya efek jera yang sedikit polisi lakukan agar kita tidak mengulangi kesalahn berikutnya. Dan kalau kita mau sedikit mengupas lagi maka hal yang dilakukan polisi itu adalah tindakan penyelamatan bagi kita. Kok penyelamatan? Iya dong, kita ditilang karena belok kiri tidak mengikuti rambu meski jalanan sepi, nah kalau kebiasaan seperti itu tidak segera ditindak maka akan jadi kebiasaan. Bisa jadi karena sudah kebiasaan maka sewaktu jalanan ramai pun kita maen belok aja, hasilnya terjadilah kecelakaan, siapa yang rugi? Tidak pakai helm sewaktu naik sepeda motor, untung sudah pernah ditilang jadi besok-besok karena takut ditilang lagi maka kalau naik sepeda motor pasti pakai helm. Andai saja waktu itu tidak ditilang, terus kita jadi kebiasaan nggak mau pakai helm sewaktu naik motor, lalu terjadi kecelakaan dan kepala kita luka parah karena tidak pakai helm, siapa yang rugi? Tidak menyalakan lampu pun demikian, setelah ditilang t’rus dalam hati bilang “siang-siang ngapain sih nyalain lampu? Ditilang pula sama polisi.” Kalau kita mau menganalisa maka kita akan tau bahwa kalau menyalakan lampu maka pengendara yang dari arah berlawanan meski masih jauh pun sudah tau kalau ada pengendara lain yang dari arah berlawanan sehingga ketika mau menyalip kendaraan depannya dipikir-pikir dulu dan terhindar dari tabrakan. Nah, dengan demikian, sewaktu ditilang itu sebenarnya kita sedang dirugikan atau diselamatkan? Jangan sampai kita bernegatif pikiran, mencela, menghujat, dan bahkan marah-marah di tempat yang seharusnya kita berterima kasih kerananya.

TUHAN memberkati..!!

About bayyudwisusanto


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: